SMP Santu Klaus Meriahkan Hari Anak Nasional dengan Permainan Tradisional, Bangkitkan Semangat Kebersamaan dan Lestarikan Budaya Oleh:yb
Melalui permainan tradisional, peserta didik diajak untuk kembali menikmati aktivitas yang melibatkan gerak tubuh, komunikasi langsung, dan kerja sama dengan teman sebaya. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan alternatif hiburan yang sehat sekaligus memperkuat hubungan sosial antarsiswa. Sekolah berharap kebiasaan berinteraksi secara langsung dapat terus dipelihara sehingga peserta didik memiliki keseimbangan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi.
Pentas Seni SMP Santu Klaus Kuwu: Panggung Kreasi, Wadah Bakat, dan Wujud Nyata Pembelajaran Holistik Kurikulum Merdeka. oleh:yb
KUWU, 13 Juni 2026 – Aula Sekolah Menengah Pertama (SMP) Santu Klaus Kuwu mendadak riuh dan dipenuhi warna-warni kreativitas pada Sabtu pagi. Lembaga pendidikan yang berlokasi di bawah lembah poco likang sukses menggelar acara Pentas Seni (Pensi) megah yang mengangkat tema besar: "Gemilang Harmoni Kreativitas: Ad Victoriam pro SANCLA– Menuju Kejayaan untuk Santu Klaus." Acara yang dimulai tepat pukul 09.00 WITA hingga selesai ini menjadi panggung spektakuler bagi para peserta didik untuk menun
Pancasila: Benarkah Sebagai Alat Pemersatu? Lantas, Kok Indonesia Berkotak-Kotak? oleh:yb
Untuk memahami paradoks ini, kita harus melihat bagaimana Pancasila diposisikan sepanjang sejarah. Pancasila lahir dari rahim keberagaman sebagai sebuah pandangan atau cara hidup (modus vivendi)—sebuah kesepakatan luhur untuk hidup bersama. Bung Karno menggali nilai-nilainya dari bumi Nusantara sendiri, menjadikannya sebuah philosophische grondslag (dasar filsafat) yang inklusif.
Melodi Lima Nada Untuk Dunia
Akar Pancasila tertanam jauh di dalam bumi pertiwi yang suci, Menyerap nutrisi dari kearifan lokal yang tak pernah mati, Sementara daun-daunnya melambai tinggi menyentuh langit dunia, Memberikan keteduhan bagi siapa saja yang sedang didera duka. Ia adalah pohon perdamaian yang tumbuh dengan subur dan kuat, Menjadi tempat berlindung bagi bangsa yang besar dan berdaulat, Dan dari pohon ini, mengalir buah-buah kebijakan yang sangat manis, Yang mampu meredakan ketegangan poli